Jumat, 07 Maret 2014

Gambar Penampang pada Gambar Kerja

 

Gambar Penampang pada Gambar Kerja

 


 

Beberapa ketentuan dalam penggambaran penampang agar bisa dibaca dengan baik dan tidak membingungkan :

1. Ketentuan penting untuk juru gambar adalah :

(a) Dengan garis penunjuk tempat penampang, dapat terlihat di mana penampang itu berada.

(b) Garis penunjuk tempat penampang dibuat di tempat bagian benda akan dipotong.

(c) Semua bagian yang tidak dilewati oleh garis penampang, tidak boleh diberi garis miring (arsir). Karena ini berarti bahwa bagian itu dilihat dari bagian muka, atas atau samping.
 


2. Ketentuan penting untuk bagian produksi :

Dengan garis penunjuk tempat penampang, seorang tukang tahu persis dimana tempat penampang tersebut. Gambar yang tidak bergaris penampang tidak akan jelas dan akan sulit dibaca.
 


3. Simbol garis-titik-garis dengan tanda panah :

Panah menunjukkan dari mana penampang itu kelihatan. harus digambar pada skala 1:1. Bagian-bagian yang digambar dalam skala 1:1, pada penampang potongan 1:10 diberi tanda lingkaran. Hubungan antara gambar-gambar detail potongan harus jelas. Kalau hal itu sudah jelas dari susunan, cukuplah kalau kelompok detail potongan yang berkaitan diberi huruf potongan di bagian atas kiri. Kalau gambar potongan dalam posisi tidak sebidang, maka setiap potongan detail harus diberi huruf penjelasan.
 

 

 

Pemberian Ukuran pada Gambar Kerja

Pemberian Ukuran pada Gambar Kerja

Dalam gambar kerja, keterangan tentang ukuran bidang dan ukuran kerja sangatlah penting. Semua keterangan ukuran lubang dan ukuran kerja harus ada dengan lengkap, tepat penempatannya dan jelas terbaca. Di dalam memberi ukuran harus dibedakan antara ukuran luar dan ukuran dalam, tempat yang diberi ukuran juga harus tepat.

Ukuran luar adalah jarak yang dapat kita lihat pada suatu benda dari luar. Sedangkan ukuran dalam adalah ukuran yang hanya kelihatan dari dalam dan harus diatur di dalam. Sistem garis ukuran :

a. Garis ukuran : garis tipis 0,25-0,3 mm

b. Garis bantu ukuran : garis tipis, digaris sampai bidang yang kita inginkan ukurannya.

c. Garis batas ukuran : garis pendek miring 45 derajat. Atau biasa dipakai bentuk lain (titik, tanda panah, dll)

d. Angka ukuran : angka yang menunjukkan besarnya ukuran.

e. Ukuran penampang adalah ukuran pembuatan kerangkakerangka perabot misalnya : ukuran untuk membuat kotak almari, rangka pintu, kerangka kaki, dan lain lain.

Simbol pada Gambar Kerja

Simbol pada Gambar Kerja

Tanda gambar, simbol menggaris (mengarsir) penampang merupakan tanda keterangan. Tujuannya ialah untuk membedakan penampang dari pandangan dan untuk memberi keterangan tentang macam bahan yang sama, macam engsel, dan alat penahan atau konstruksi yang sama.

1. Simbol dan arsir

Cara mengarsir gambar kerja yang dikecilkan. Dalam gambar semacam ini, semua penampang diberi warna abu-abu muda dengan pensil atau ilustrator dengan cat warna transparan. Dengan demikian jelas terlihat bahwa di bagian itu benda tersebut dipotong. Tetapi garis batas benda harus tetap lebih hitam, sehingga pertemuan dua garis masih dapat dilihat.


2. Kelengkapan/asesoris mebel

Pada umumnya, kunci dan engsel tidak digambar mendetail pada gambar kerja. Hanya posisi tingginya kunci atau engsel serta titik tengah putaran engsel dan titik tengah lubang kunci ditentukan. Pada kunci rel harus diberi keterangan antara sisi pintu dan titik tengah lubang kunci. Ukuran batas luar sebuah engsel atau sebuah kunci spesial harus digambar. Ini penting artinya untuk menentukan ukuran tebal daun atau benda lain.
 


 

Facebook Comments